Siapa Wahabi

Sukes demi sukses penaklukan oleh Kaum Wahabi yang bengis akhirnya juga berhasil menaklukkan Madinah, lalu berlanjut terus, mereka masuk ke Mekkah pada 1806, dan merusak kiswah kain penutup Ka’bah yang terbuat dari sutra. Lalu mereka terus bergerak menghancurkan masjid-masjid dan tempat-tempat kaum solihin sambil bersorak-sorai, menyanyi dan diiringi tabuhan kendang. Mereka juga mencaci-maki ahli kubur bahkan sebagian mereka kencing di kubur kaum solihin tersebut. Dengan penuh angkara murka mereka merobohkan puluhan kubah di Ma’la, termasuk kubah tempat kelahiran Nabi SAW, tempat kelahiran Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Ali, juga kubah Sayyidatuna Khadijah, masjid Abdullah bin Abbas. Gerakan kaum Wahabi ini membuat Sultan Mahmud II, penguasa Kerajaan Usmani, Istanbul-Turki marah besar. Maka dikirimlah bala tentaranya yang bermarkas di Mesir, di bawah pimpinan Muhammad Ali untuk menghentikan sepak terjang kekejamannya.

Akhirnya pada 1813 Madinah dan Mekkah berhasil direbut kembali oleh kaum muslimin. Gerakan Wahabi surut beberapa waktu. Akan tetapi, pada awal abad ke-20, Abdul Aziz bin Sa’ud bangkit kembali mengusung paham Wahabi. Tahun 1924, ia berhasil menduduki Mekkah, lalu ke Madinah dan Jeddah, memanfaatkan kelumpuhan Turki akibat kekalahannya dalam Perang Dunia I. Semenjak itulah hingga kini, paham Wahabi mengendalikan pemerintahan di Arab Saudi. Dewasa ini pengaruh gerakan Wahabi sudah merambah secara merata di dunia Islam. Bisa dikatakan di mana ada Ummat Islam di wilayah mana pun, maka di situ Wahabi masuk dan tumbuh menempel dalam tubuh Ummat Islam.

Riyadh mengeluarkan jutaan dolar AS setiap tahun untuk menyebarkan ideologi Wahabi.Dan sejak hadirnya Wahabi, dunia Islam tidak pernah tenang penuh dengan saling klaim kebenaran, sebab kelompok ekstrem itu selalu mengkalim satu-satunya kebenran dan pemahaman Islam Aswaja yang sudah mapan memberi perlawanan.

Kekejaman dan kejahilan Wahabi lainnya adalah meruntuhkan kubah-kubah di atas makam sahabat-sahabat Nabi SAW yang berada di Ma’la (Mekkah), di Baqi’ dan Uhud (Madinah) semuanya diruntuhkan dan diratakan dengan tanah dengan mengunakan dinamit penghancur. Demikian juga kubah di atas tanah Nabi SAW dilahirkan, yaitu di Suq al Leil diratakan dengan tanah dengan menggunakan dinamit dan dijadikan tempat parkir onta, namun karena gencarnya desakan kaum Muslimin International maka dibangun perpustakaan. Kaum Wahabi benar-benar tidak pernah menghargai peninggalan sejarah dan menghormati nilai-nilai luhur Islam. Semula AI-Qubbatul Khadra (kubah hijau) tempat Nabi Muhammad SAW dimakamkan juga akan dihancurkan dan diratakan dengan tanah tapi karena ancaman International maka orang-orang biadab itu menjadi takut dan mengurungkan niatnya. Begitu pula seluruh rangkaian yang menjadi manasik haji akan dimodifikasi termasuk maqom Ibrahim akan digeser tapi karena banyak yang menentangnya maka diurungkan.

Pengembangan kota suci Makkah dan Madinah akhir-akhir ini tidak mempedulikan situs-situs sejarah Islam. Makin habis saja bangunan yang menjadi saksi sejarah Rasulullah SAW dan sahabatnya. Bangunan itu dibongkar karena khawatir dijadikan tempat keramat. Bahkan sekarang, tempat kelahiran Nabi SAW terancam akan dibongkar untuk perluasan tempat parkir. Sebelumnya, rumah Rasulullah pun sudah lebih dulu digusur. Padahal, disitulah Rasulullah berulang-ulang menerima wahyu. Di tempat itu juga putra-putrinya dilahirkan serta Khadijah meninggal.

Islam dengan tafsiran kaku yang dipraktikkan wahabisme paling punya andil dalam pemusnahan ini. Kaum Wahabi memandang situs-situs sejarah itu bisa mengarah kepada pemujaan berhala baru. Pada bulan Juli yang lalu, Sami Angawi, pakar arsitektur Islam di wilayah tersebut mengatakan bahwa beberapa bangunan dari era Islam kuno terancam musnah. Pada lokasi bangunan berumur 1.400 tahun Itu akan dibangun jalan menuju menara tinggi yang menjadi tujuan ziarah jamaah haji dan umrah.

“Saat ini kita tengah menyaksikan saat-saat terakhir sejarah Makkah. Bagian bersejarahnya akan segera diratakan untuk dibangun tempat parkir,” katanya kepada Reuters. Angawi menyebut setidaknya 300 bangunan bersejarah di Makkah dan Madinah dimusnahkan selama 50 tahun terakhir. Bahkan sebagian besar bangunan bersejarah Islam telah punah semenjak Arab Saudi berdiri pada 1932. Hal tersebut berhubungan dengan maklumat yang dikeluarkan Dewan Keagamaan Senior Kerajaan pada tahun 1994. Dalam maklumat tersebut tertulis, “Pelestarian bangunan bangunan bersejarah berpotensi menggiring umat Muslim pada penyembahan berhala.” Lihatlah, betapa mereka itu mirip Masonic bukan?

Nasib situs bersejarah Islam di Arab Saudi memang sangat menyedihkan. Mereka banyak menghancurkan peninggalan-peninggalan Islam sejak masa Ar-Rasul SAW. Semua jejak jerih payah Rasulullah itu habis oleh modernisasi ala Wahabi. Sebaliknya mereka malah mendatangkan para arkeolog (ahli purbakala) dari seluruh dunia dengan biaya ratusan juta dollar untuk menggali peninggalan-peninggalan sebelum Islam baik yang dari kaum jahiliyah maupun sebelumnya dengan dalih obyek wisata. Kemudian dengan bangga mereka menunjukkan bahwa zaman pra Islam telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa, tidak diragukan lagi ini merupakan pelenyapan bukti sejarah yang akan menimbulkan suatu keraguan di kemudian hari.

Gerakan wahabi dimotori oleh para juru dakwah yang radikal dan ekstrim, mereka menebarkan kebencian, permusuhan dan didukung oleh keuangan yang cukup besar. Mereka gemar menuduh golongan Islam yang tak sepaham dengan mereka dengan tuduhan kafir, musyrik dan ahli bid’ah! Itulah tuduhan yang selalu disebar-luaskan pada setiap kesempatan, melalui radio, majallah, bulletin Jum’at dan bahkan TV – TV milik mereka. Mereka ogah mengakui jasa para ulama Islam manapun kecuali kelompok mereka sendiri. Di negeri kita ini mereka menaruh dendam kesumat dan kebencian mendalam kepada para Wali Songo yang menyebarkan dan meng-Islam-kan penduduk negeri ini.

Mereka mengatakan ajaran para wali itu masih kecampuran kemusyrikan Hindu dan Budha, padahal para Wali itu telah meng-Islam-kan 90 % penduduk negeri ini. Mampukah wahabi-wahabi itu meng-Islam-kan yang 10% sisanya? Mempertahankan yang 90 % dari terkaman orang kafir saja tak bakal mampu, apalagi mau menambah 10 % sisanya. Justru mereka dengan mudahnya mengkafirkan orang-orang yang dengan nyata bertauhid kepada Allah SWT. Jika bukan karena Rahmat Allah yang mentakdirkan para Wali Songo untuk berdakwah ke negeri kita ini, tentu orang-orang yang menjadi corong kaum wahabi itu masih berada dalam kepercayaan animisme, penyembah berhala atau masih kafir. (Naudzu billah min dzalik).

Oleh karena itu janganlah dipercaya kalau mereka mengaku-aku sebagai faham yang hanya berpegang teguh pada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Mereka berdalih mengikuti keteladanan kaum salaf apalagi mengaku sebagai golongan yang selamat dan sebagainya, itu semua omong kosong belaka. Mereka telah menorehkan catatan hitam dalam sejarah dengan membantai ribuan orang di Makkah dan Madinah serta daerah lain di wilayah Hijaz (yang sekarang dinamakan Saudi). Tidakkah anda ketahui bahwa yang terbantai waktu itu terdiri dari para ulama yang sholeh dan alim, bahkan anak-anak serta balita pun mereka bantai di hadapan ibunya. Tragedi berdarah ini terjadi sekitar tahun 1805. Semua itu mereka lakukan dengan dalih memberantas bid’ah,padahal bukankah nama Saudi sendiri adalah suatu nama bid’ah” Karena nama negeri Rasulullah SAW diganti dengan nama satu keluarga kerajaan pendukung faham wahabi yaitu As-Sa’ud.

Sungguh Nabi SAW telah memberitakan akan datangnya Faham Wahabi ini dalam beberapa hadits, ini merupakan tanda kenabian beliau SAW dalam memberitakan sesuatu yang belum terjadi. Seluruh hadits-hadits ini adalah shahih, sebagaimana terdapat dalam kitab shahih BUKHARI & MUSLIM dan lainnya. Diantaranya: “Fitnah itu datangnya dari sana, fitnah itu datangnya dari arah sana,” sambil menunjuk ke arah timur (Najed). (HR. Muslim dalam Kitabul Fitan)

“Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al-Qur’an namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka (tidak sampai ke hati), mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, mereka tidak akan bisa kembali seperti anak panah yang tak akan kembali ketempatnya, tanda-tanda mereka ialah bercukur (Gundul).” (HR Bukho-ri no 7123, Juz 6 hal 20748). Hadis ini juga diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Majah, Abu Daud, dan Ibnu Hibban

Nabi SAW pernah berdo’a: “Ya Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan Yaman,” Para sahabat berkata: Dan dari Najed, wahai Rasulullah, beliau berdo’a: “Ya Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan Yaman,” dan pada yang ketiga kalinya beliau SAW bersabda: “Di sana (Najed) akan ada keguncangan fitnah serta di sana pula akan muncul tanduk syaitan.” Dalam riwayat lain dua tanduk syaitan.

48 komentar:

Anonim mengatakan...

tidak memberikan pencerahan tapi menimbulkan kebencian...

Anonim mengatakan...

ngawur bin lancang.bahlul.n.bodoh kau

Anonim mengatakan...

Yg nulis jg dgn dasar kebencian saja, maka tak beda dengan wahabi

muhammad dani mengatakan...

Anda bnr bro

Anonim mengatakan...

Begitulah keadaanya,ente menetap aja di mekah biar tahu,perhatikan gerak geriknya ulama wahabi salafi itu,

Suriansyah mengatakan...

Saya baru membaca ulasan di atas, dan belum begitu mengerti apa itu wahabi....tapi yg jelas Arab saudi begitu mesra dg AS...tdk bagi sebagian negara Islam lainnya seperti Iran yg justru bermusuhan dg AS..krn beda faham..?

exirgaptexblox mengatakan...

yg buat artikel ini pasti,,orang yg suka ziarah kubur smabil minta berkah sama kubur,, bahlul nte minta berkah itu sama ALLAH bukan sama kubur,,,!

exirgaptexblox mengatakan...

yg nulis artikle ini pasti manusia yg suka ziarah kubur,, tru sminta berkah sama kubur,,yg suka tahlil,maulid,, dan ratusan bidah lainnya yg tidak di ajarkan rasullullah dan para sahabat,, memang susah ngjak manusia seprti ini kembali ke kemurnian agama islam,,karena hanya mengikuti traDISI Nenek moyang,,bukan mencari ilmu dri al quran dan hadist,,

Anonim mengatakan...

WASPADA adu domba penulis!!! lha wong dasarnya quran dan hadits koq d bilang pengerusak
Istighfar bro...

Anonim mengatakan...

ketawa ngeliat postingan ini ..
entah ente berguru dan mengambil kesimpulan dr siapa ..

bener2 bahlul ente ,,
semoga antum dan kita smua diberi hidayah lebih oleh Allah, dengan ilmu pengetahuan yg sebenarnya :)

Anonim mengatakan...

meski tujuannya adalah memberi informasi, tp dimohon untuk memahami isi dari informasinya..shg tidak terkesan ngawur dan asal-asalan....serta sebarkan bibit iri dengki....coba bersihkan hati anda..

Anonim mengatakan...

Itu semua tulisan ga berdasar.... sebenarnya penulis ga ngerti apa2... tolong dibedain kaum khawarij dan wahabi bisa?

Anonim mengatakan...

Memang begitu tingkah wahabi,
selalu mengafirkan yang lain,sedangkan kekafirannya sendiri tidak disadari,,,,,!

sazy mengatakan...

Itu ahlussunnah ini ahlussunnah... setiap muslim bersaudara. Dgn la illaha illallah muhammad utusan allah. Kalo ada perbedaan cbng pemahaman ilmu jng saling hujat...selama tiap cbng ilmu smkin mendekatan diri trhd ALLAH SWT dan mencintai sunnah Muhammad SAW. Insyallh perbedaan menjadi rahmat masing2 individu. Dan ingat al quran dan makam ibrahim tau ka'bah di jaga oleh ALLAH.

sazy mengatakan...

Itu ahlussunnah ini ahlussunnah... setiap muslim bersaudara. Dgn la illaha illallah muhammad utusan allah. Kalo ada perbedaan cbng pemahaman ilmu jng saling hujat...selama tiap cbng ilmu smkin mendekatan diri trhd ALLAH SWT dan mencintai sunnah Muhammad SAW. Insyallh perbedaan menjadi rahmat masing2 individu. Dan ingat al quran dan makam ibrahim tau ka'bah di jaga oleh ALLAH.

Anonim mengatakan...

bom bali juga didukung kaannnn sama ente entee.....

Joni Arham mengatakan...

Belum sempurna ke imanan seseorang, jika belum menyayangi saudaranya seperti menyayangi dirinya sendiri

Joni Arham mengatakan...

Belum sempurna ke imanan seseorang, jika belum menyayangi saudaranya seperti menyayangi dirinya sendiri

Anonim mengatakan...

Wamaa ikhtalaftum fi syain fahukmuhu ilallah

akbar ida mengatakan...

biarlah semua yg mengatakan sesat bid'ah neraka dst..toh mereka bkn ALLAH yg bisa memvonis kita sesat atau ke neraka, ,ALLAH pasti lebih tahu mana yg benar dan mana yg salah .jadi janganlah kita mengurusi orang lain sedangkan diri kita sendiri saja masih blm tahu mau ke neraka atau syurga nantinya..karena itu semua urusan ALLAH bukan urusan kita hai manusia.

akbar ida mengatakan...

ALLAH lebih tahu dari kita hai manusia..apakah anda sudah tahu akan kemana anda setelah nanti anda mati hai orang" yg suka mnyebut orang ahli neraka..kita sama sekali tidak tahu hidayah ALLAH nanti setelah kita mati??? biarlah itu semua menjadi rahasia ALLAH..ingat satu hal teman kita BUKAN TUHAN dan kita juga BUKAN ORANG SUCI..yg tahu setelah mati hanya ALLAH.

Anonim mengatakan...

Ane suka jiarah, maulid, istighosah, ratib, yasinan, ane bukan wahabi. Ane g munafiq. Yang cuma mengatas namakan alquran dan hadits. Nte Tau islam di Indonesia darimana ? Dari arab ! Jelas2 dari para walisongo ! Su'ul adab nte(wahabi).

nenay mengatakan...

dari apa yg saya tahuu, memang benar skali kalo orang-orang yg menamakan dirinya "salafy" begitu arogan, merasa dirinya benar, gampang skali membid'ahkan sesuatu, mengkafirkan umat muslim lainnya yg tidak sefaham,dll merek berdalih bahwa tindakannya berdasarkan alqur'an dan hadits, padahal banyak sekali dari mereka (mayoritas) yang tidak mengerti bahasa Qur'an mereka hanya mengetahui kulitnya saja tanpa mendalami makna didalamnya begitupun hadist yang diketahuinya hanyalah sedikit saja dan memakai hadits yg sama untuk mengkafirkan sesama muslim....semoga Alloh SWT melindungi kita dari tipu daya setan yg sangat dasyat semacam ini. Wallahu a'lam

ABU ABHIL mengatakan...

Hak hak hak hak

suara biru mengatakan...

saya stuju dgn grakannya yg menjunjung tinggi Alquran dan Hadist tp kalau benar mereka menghancurkan peninggalan sejarah saya gak terima !!!

doni mengatakan...

Mas ngajinya yg bener ky kurang pas

sultan al zaki mengatakan...

Mau persis muhamadiyah nahdatul ulama janganlah berseteru karena perbedaaN mari bersatu melawan zyonis israil dan sekutunya. Niscaya perpecahan itu karena perbedaaan.mari bersatu kuatkan syariat islam.

sultahn al zaki mengatakan...

Mau persis muhamadiyah nahdatul ulama janganlah berseteru karena perbedaaN mari bersatu melawan zyonis israil dan sekutunya. Niscaya perpecahan itu karena perbedaaan.mari bersatu kuatkan syariat islam.

sulthan al zaki mengatakan...

Mau persis muhamadiyah nahdatul ulama janganlah berseteru karena perbedaaN mari bersatu melawan zyonis israil dan sekutunya. Niscaya perpecahan itu karena perbedaaan.mari bersatu kuatkan syariat islam.

roby aljundi mengatakan...

begitulah hati orng yg telah tertutup dari kebenaran dan cahaya allah ia selalu menolak dengan sekeras2nya kbenaran yg datng kpdanya, dan melontarkan kata2 yg kotor, bahlul, ngawur dll,kta yg bkin hati orag skit, mmg bgtulh tabiat kaum yg berkedok salfy katnya, bla tk ad yg sepaham at mgkritik mereka dgn mudah,ringn lidah mereka mncaci dan mmbrukkan orang yag tk mw mengikuti pham sest mereka, mereka tidk lagi ingat psen rasul saw, LA YU'MINU AHADUKUM HATTA YUHIBBU LI AKHIKHI MA YHIBBU LI NAFSIHI.

Yasin mengatakan...

dan anda semua yg komentar juga mengedepankan caci maki...astaghfirullah...

tolong kedewasaannya,...ini adalah artikel opini, dimana penulis bebas menuliskan apa saja yg dia rasa. Dan di era digital sekarang, menulis dimanapun bisa di baca oleh siapapun. komentar yg sopan dan mengedepankan diskusi akan terdengar lebih baik bukan? "hargai orang lain, maka anda akan menghargai diri sendiri" (umar bin khatab r.a)

Yasin mengatakan...

zaman kehalifahan khulafaur rasyidin (Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali) berkuasa memimpin peradaban islam semala 30 tahun. Selama masa itu mereka tidak pernah merobohkan peninggalan-peninggalan penting islam.

di era keemasan islam, (dinasti Ummayah dan Abbsyiah) juga tidak pernah sama sekali merusak peninggalan bersejarah itu.

apakah anda yg berkomentar yakin jika di masa itu tidak ada yg mengkultuskan makam rasulullah?...ADA!, dan BANYAK! dan amirul mukminin kita tidak mengambil langkah kekerasan sebagai solusinya bukan?

jangankan wahabi, dajjal pun malah akan menghasut kaum muslimin dengan sangat bersahaja...moslem must be ready for it...we are under attack!

semoga yg sesat segera di beri petunjuk...

azizi mengatakan...

Assalamualaikum.
Setuju bro, mga berkah.

kattam mengatakan...

Astaghfirulloh !!!
Kalau kt tau ajran islam yg sesuai alquran dn as sunnah , kt akn tau mna yg baik dn mna yg bruk ! Mhon yg nulis makalah ini instrokspeksi dulu ajran islam yg sbnarny !!!!!

Anonim mengatakan...

Indonesia 0 - 3 Belanda

Anonim mengatakan...

saya setuju dengan artikel ini, biarpun orang bilang ane ziarah bid'ah, ane baca sholawat bid'ah tak masalah. ane lebih suka dibilang gitu... dan satu hal lagi,ane ziarah bukan minta berkah sama yang ada didalam kubur, tapi ttp ama Allah.kita ziarah makam untuk mendoakan dan tentunya supaya kita ttp selalu mengingat kl kita akan mati.kita ingat jasa mereka yg mati selama hidupnya,perjuanganya,itu cara kita untuk menghormati jasa" mereka. makanya kalian yg bilang ziarah bid'ah,haram belajar dulu. biar kalian bisa menghormati pendahulu" kalian bukan asal ngomong tanpa dasar yg jelas.Nabi Adam AS pernah bertawasul kepada Rosulullah Muhammad SAW.padahal Nabi Muhammad belu ada,blm lahir,kenapa kita yg mengaku umat Muhammad SAW justru ingkar dan membidahkan saat kita bersholawat bertawasul kepada beliau.
kalian belajar/ngajinya tuh kitab apa?dimana?sama siapa??????
emang benar kalian,dari zaman dulu sampai sekarang wahabi emang arogan,bodoh dan suka melawan,,,,
Shollu 'alannabiii Muhammad.....

hairul_12 mengatakan...

Inilah WAHABI 1

Wajib diketahui oleh setiap kaum Muslimin dimanapun mereka berada bahwasanya firqoh Wahabi adalah Firqoh yang sesat,yang ajarannya sangat berbahaya bahkan wajib untuk dihancurkan.Tentu hal ini membuat kita bertanya-tanya,mungkin bagi mereka yang PRO akan merasa marah dan sangat tidak setuju,dan yang KONTRA mungkin akan tertawa sepuas-puasnya..Maka siapakah sebenarnya Wahabi ini?? Bagaimanakah sejarah penamaan mereka? Marilah kita simak dialog Ilmiah yang sangat menarik antara Syaikh Muhammad bin Sa’ad Asy Syuwai’ir dengan para masyaikh/dosen-dosen disuatu Universitas Islam di Maroko.

Salah seorang Dosen itu berkata:”Sungguh hati kami sangat mencintai Kerajaan Saudi Arabia,demikian pula dengan jiwa-iwa dan hati-hati kaum muslimin sangat condong kepadanya,dimana setiap kaum muslimin sangat ingin pergi kesana,bahkan antara kami dengan kalian sangat dekat jaraknya.Namun sayang, kalian berada diatas suatu Madzhab, yang kalau kalian tinggalkan tentu akan lebih baik, yaitu Madzhab Wahabi.

Kemudian Asy Syaikh dengan tenangnya menjawab: ”Sungguh banyak pengetahuan yang keliru yang melekat dalam pikiran manusia,yang mana pengetahuan tersebut bukan diambil dari sumber-sumber yang terpercaya,dan mungkin kalian pun mendapat khabar-khabar yang tidak tepat dalam hal ini. Baiklah,agar pemahaman kita bersatu,maka saya minta kepada kalian dalam diskusi ini agar mengeluarkan argumen-argumen yang diambil dari sumber-sumber yang terpercaya,dan saya rasa di Universitas ini terdapat Perpustakaan yang menyediakan kitab-kitab sejarah islam terpercaya .Dan juga hendaknya kita semaksimal mungkin untuk menjauhi sifat Fanatisme dan Emosional.

Dosen itu berkata, ”Saya setuju denganmu,dan biarkanlah para Masyaikh yang ada dihadapan kita menjadi saksi dan hakim diantara kita.”
bersambung......

hairul_12 mengatakan...

Inilah wahabi 2

Asy Syaikh berkata, ”Saya terima,Setelah bertawakal kepada Allah,saya persilahkan kepada anda untuk melontarkan masalah sebagai pembuka diskusi kita ini.”

Dosen itu pun berkata, ”Baiklah kita ambil satu contoh, ada sebuah fatwa yang menyatakan bahwa firqoh Wahabi adalah Firqoh yang sesat. Disebutkan dalam kitab Al-Mi’yar yang ditulis oleh Al Imam Al-Wansyarisi,beliau menyebutkan bahwa Al-Imam Al-Lakhmi pernah ditanya tentang suatu negeri yang disitu orang-orang Wahabiyyun membangun sebuah masjid, ”Bolehkan kita Sholat di Masiid yang dibangun oleh orang-orang wahabi itu?” Maka Imam Al-Lakhmi pun menjawab, ”Firqoh Wahabiyyah adalah firqoh yang sesat, yang masjidnya wajib untuk dihancurkan,karena mereka telah menyelisihi kepada jalannya kaum mukminin, dan telah membuat bid’ah yang sesat dan wajib bagi kaum muslimin untuk mengusir mereka dari negeri-negeri kaum muslimin.” (wajib kita ketahui bahwa Imam Al-Wansyarisi dan Imam Al-Lakhmi adalah ulama ahlusunnah)

Dosen itu berkata lagi, ”Saya rasa kita sudah sepakat akan hal ini,bahwa tindakan kalian adalah salah selama ini.”

Kemudian Asy Syaikh menjawab, ”Tunggu dulu..!! kita belum sepakat, lagipula diskusi kita ini baru dimulai,dan perlu anda ketahui bahwasannya sangat banyak fatwa yang seperti ini yang dikeluarkan oleh para ulama sebelum dan sesudah Al-Lakhmi, untuk itu tolong anda sebutkan terlebih dahulu kitab yang menjadi rujukan kalian itu!”
bersambung.................

hairul_12 mengatakan...

Inilah wahabi 3

Dosen itu berkata, ”Anda ingin saya membacakannya dari fatwanya saja, atau saya mulai dari sampulnya??”

Asy Syaikh menjawab, ”Dari sampul luarnya saja.”

Dosen itu kemudian mengambil kitabnya dan membacakannya, ”Namanya adalah Kitab Al-Mi’yar, yang dikarang oleh Ahmad bin Muhammad Al-Wansyarisi.Wafat pada tahun 914 H. di kota Fas,di Maroko.”

Kemudian Asy Syaikh berkata kepada salah seorang penulis di sebelahnya, ”Wahai syaikh, tolong catat baik-baik,bahwa Imam Al-Wansyarisi wafat pada tahun 914 H. kemudian bisakah anda menghadirkan biografi Imam Al-Lakhmi?”

Dosen itu berkata, ”Ya,”

Kemudian dia berdiri menuju salah satu rak perpustakaan,lalu dia membacakan satu juz dari salah satu kitab-kitab yang menumpulkan biografi ulama. Didalam kitab tersebut terdapat biografi Ali bin Muhammad Al-Lakhmi, seorang Mufti Andalusia dan Afrika Utara.

Kemudian Asy Syaikh berkata, ”Kapan beliau wafat?”

Yang membaca kitab menjawab, ”Beliau wafat pada tahun 478 H.”

Asy Syaikh berkata kepada seorang penulis tadi, ”Wahai syaikh tolong di catat tahun wafatnya Syaikh Al-Lakhmi.” Kemudian ditulis.

Lalu dengan tegasnya Asy Syaikh berkata, ”Wahai para masyaikh….!!! Saya ingin bertanya kepada antum semua…!!! Apakah mungkin ada ulama yang memfatwakan tentang kesesatan suatu kelompok yang belum datang(lahir)? Kecuali kalau dapat wahyu?”
bersambung.................

hairul_12 mengatakan...

Inilah Wahabi 4

Mereka semua menjawab, ”Tentu tidak mungkin, Tolong perjelas lagi maksud anda!”

Asy syaikh berkata lagi, ”Bukankah Wahabi yang kalian anggap sesat itu adalah dakwahnya yang dibawa dan dibangun oleh Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab?”

Mereka berkata, ”Siapa lagi?”

Asy Syaikh berkata, ”Coba tolong perhatikan..!!! Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir pada tahun 1115 H. dan wafat pada tahun 1206 H. Nah, ketika Al-Imam Al-Lakhmi berfatwa seperi itu, jauh RATUSAN TAHUN lamanya syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab belum lahir..bahkan sampai 22 generasi keatas dari beliau sama belum yang lahir..apalagi berdakwah..KAIF???GIMANA INI???”

(Merekapun terdiam beberapa saat..)

Kemudian mereka berkata, ”Lalu sebenarnya siapa yang dimaksud Wahabi oleh Imam Al-Lakhmi tersebut??” Mohon dijelaskan dengan dalil yang memuaskan,kami ingin mengetahui yang sebenarnya!”

Asy Syaikh pun menjawab dengan tenang, ”Apakah anda memiliki kitab Al-Firaq Fii Syimal Afriqiya, yang ditulis oleh Al-Faradbil,seorang kebangsaan Francis?”

Dosen itu berkata, ”Ya ini ada.”
Bersambung..................

hairul_12 mengatakan...

Inilah Wahabi 5

Asy Syaikh pun berkata, ”Coba tolong buka di huruf “wau” .”

Maka dibukalah huruf tersebut dan munculah sebuah judul yang tertulis “Wahabiyyah” Kemudian Asy Syaikh menyuruh kepada Dosen itu untuk membacakan tentang biografi firqoh Wahabiyyah itu.

Dosen itu pun membacakannya, ”Wahabi atau Wahabiyyah adalah sebuah sekte KHOWARIJ ABADHIYYAH yang dicetuskan oleh Abdul Wahhab bin Abdirrahman bin Rustum Al-Khariji Al-Abadhi,Orang ini telah banyak menghapus Syari’at Islam, dia menghapus kewaiban menunaikan ibadah haji dan telah teradi peperangan antara dia dengan beberapa orang yang menentangnya,Dia wafat pada tahun 197 H di kota Thorat di Afrika Utara.Penulis mengatakan bahwa firqoh ini dinamai dengan nama pendirinya,dikarenakan memunculkan banyak perubahan dan dan keyakinan dalam madzhabnya.mereka sangat membenci Ahlussunnah.”

Setelah Dosen itu membacakan kitabnya Asy Syaikh berkata, ”Inilah Wahabi yang dimaksud oleh imam Al-Lakhmi, inilah Wahabi yang telah memecah belah kaum muslimin dan merekalah yang difatwakan oleh para ulama Andalusia dan Afrika Utara sebagaimana yang telah kalian dapati sendiri dari kitab-kitab yang kalian miliki,Adapun Dakwah yang dibawa oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang didukung oleh Al-Imam Muhammad bin Su’ud-Rahimuhumallah-,maka dia bertentangan dengan amalan dakwah Khowarij,karena dakwah beliau ini tegak diatas kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih,dan beliau menjauhkan semua yang bertentangan dengan keduanya,mereka mendakwahkah tauhid,melarang berbuat syirik,mengajak umat kepada Sunnah dan menjauhinya kepada bid’ah,dan ini merupakan Manhaj Dakwahnya para Nabi dan Rasul.”
Bersambung.................

hairul_12 mengatakan...

Inilah Wahabi 6

Syubhat yang tersebar dinegeri-negeri Islam ini dipropagandakan oleh musuh-musuh islam dan kaum muslimin dari kalangan penjajah dan selain mereka agar terjadi perpecahan dalam barisan kaum muslimin.Sesungguhnya telah diketahui bahwa dulu para penjajah menguasai kebanyakan negeri-negeri islam pada waktu itu, dan saat itu adalah puncak dari kekuatan mereka. Dan mereka tahu betul kenyataan pada perang salib bahwa musuh utama mereka adalah kaum muslimin yang bebas dari noda yang pada waktu itu menamakan dirinya dengan Salafiyyah.Belakangan mereka mendapatkan sebuah pakaian siap pakai, maka mereka langsung menggunakan pakaian dakwah ini untuk membuat manusia lari darinya dan memecah belah diantara kaum muslimin,karena yang menjadi moto mereka adalah “PECAH BELAHLAH MEREKA,NISCAYA KAMU AKAN MEMIMPIN MEREKA.”

Sholahuddin Al-Ayubi tidaklah mengusir mereka keluar dari negeri Syam secara sempurna kecuali setelah berakhirnya daulah Fathimiyyah Al-Ubaidiyyin di Mesir,kemudian beliau (Sholahuddin) mendatangkan para ulama ahlusunnah dari Syam lalu mengutus mereka ke negeri Mesir, sehingga berubahlah negeri mesir dari aqidah Syiah Bathiniyyah menuju kepada Aqidah Ahlusunnah yang terang dalam hal dalil,amalan dan keyakinan. (Lihat kitab Al Kamil Oleh Ibnu Atsir)

Demikianlah saudara-saudaraku yang dirahmati oleh Allah, inilah fakta yang ada,dimana musuh-musuh islam selalu saja menghalang-halangi dakwah yang haq,karena manghancurkan islam adalah tujuan mereka, mereka tahu kalau umat islam ini bodoh dari ilmu Agama akan sangat mudah menghancurkannya dari dalam.

Pelajaran penting juga yang dapat kita ambil,hendaknya bagi siapa saja yang ingin mendiskusikan ilmu haruslah dia mendatangkan bukti-bukti yang kuat sebagaimana dialog yang telah kita baca diatas, sehingga bukan nafsu yang keluar dari mulutnya,melainkan imu yang shohih..dialoglah dengan cara yang baik, BUKAN DENGAN DEBAT KUSIR YANG KOSONG DARI HIKMAH…

Wallahu ‘alam

Download versi arabnya: http://www.islamhouse.com/d/files/ar/ih_books/single/ar_tasheh_khataa_hawl_wahhabia.pdf

hairul_12 mengatakan...

FATWA "SIAPA WAHABI?"

Siapa yang tidak tahu dengan "Wahabi" banyak yang menisbatkan istilah ini kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab, bahkan cap ini lah yang sangat kental kepadanya, dan akhirnya kita termakan habis dengan istilah ini tanpa tahu apa yang Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab dakwahkan. Berikut ini fatwa "Siapakah wahabi?"

Soal:
“Siapakah wahabi?”

Jawab:
Wahabi adalah kata yang dimunculkan oleh para penentang dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah. Padahal Syaikh rahimahullah berdakwah untuk memurnikan tauhid dari berbagai macam kesyirikan. Beliau ingin menghapus berbagai macam cara beragama di luar yang dituntunkan oleh Nabi kita Muhammad bin Abdillah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Maksud dari pemunculan nama ini sebenarnya adalah untuk menjauhkan dan menghalangi manusia dari dakwah beliau.
Namun usaha semacam ini tidaklah membahayakan dakwah beliau. Bahkan dakwah beliau semakin tersebar di berbagai penjuru dunia dan semakin dicintai.

Di antara mereka yang diberi taufik oleh Allah untuk mengenal dakwah beliau, mereka melakukan penelitian lebih lanjut tentang hakikat dakwah beliau, mereka pun membelanya, karena beliau selalu bersandar pada dalil Al Kitab dan As Sunnah yang shohih pada setiap apa yang beliau sampaikan. Sehingga mereka semakin berpegang teguh dengan dakwahnya, mengikutinya dan mengajak manusia kepada dakwah beliau. Wa lillahil hamd (Segala pujian hanyalah milik Allah).

Wabillahit taufiq. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, juga kepada pengikut dan para sahabatnya.
Yang menandatangani fatwa ini: Anggota : Syaikh Abdullah bin Ghodyan Wakil Ketua : Syaikh Abdur Rozaq ‘Afifi Ketua : Syaikh Abdul ‘Aziz bin Abdillah bin Baz

[Fatwa Al Lajnah Ad Da’imah Lil Buhuts Al ‘Ilmiyah wal Iftah (Komisi Tetap Urusan Riset dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi) no. 9450, pertanyaan kedua]

Sumber: http://muslim.or.id/fatwa-ulama/fatwa-ulama-wahabi-dan-syaikh-muhammad-bin-abdul-wahab.html

Wan Mujadid mengatakan...

Yang sudah baca tak perlu rasa apa2. Ini hanya secebis nukilan dari alam maya internet. Saudara2 teruskan pembacaan yg lain termasuk kitab2 muktabar agar kita semua diberi taufik dan hidayah

Rizal mengatakan...

Saran buat penulis, Belajarlah Alquran & Assunnah dg pemahaman para sahabat yg tentunya tdk akan salah pemahaman krn langsung dr Rasulullah, sehingga terbiasa dg informasi yg dpt dipertanggungjawabkan. Cari informasi dr sumber yg benar dan bisa dipertanggungjawabkan. Kalau perlu baca kitab-kitab beliau agar tahu apa yg beliau dakwahkan, jangan asal tulis. Tidak ada sejarahnya beliau mengajarkan pembantaian bahkan hingga kpd anak dan wanita, yg ada beliau berjuang mengembalikan kemurnian aqidah dari kesyirikan kembali ke tauhid. Tidak pula beliau mengajarkan untuk mengkafirkan orang yang beriman bahkan pelaku maksiat sekalipun betapa besar dosa kemaksiatannya itu.
Semua yg dituduhkan thd Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab adalah dusta dan itu merupakan fitnah yg dilontarkan para musuh dahwah tauhid pada masa itu untuk menghentikan dakwah tauhid beliau. Bahkan yg memberikan sebutan wahabi adalah mereka pelaku syirik pada saat itu yg kewalahan menghadapi dakwah tauhid beliau. Bayangkan betapa besar dosamu?, menfitnah orang kafir saja berdosa besar apalagi kpd ulama yang mendakwahkan ketauhidan di kala kemusyrikan merajalela waktu itu dan juga kpd orang-orang yg meneruskan perjuangan beliau dalam mengembalikan kemurnian ajaran Islam dari berbagai bentuk penyimpangan.
Allah Ta'ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman jika orang fasik datang kepada kamu membawa sebuah berita maka telitilah, agar kalian tidak mencela suatu kaum dengan kebodohan.” (QS. al-Hujuraat: 6)

Anonim mengatakan...

Kl kita trpecah,,negara bule sukses mengadu domba
kita.....

Ina Cookies Jakarta Timur mengatakan...

Penulis ini pasti orang yg suka membuat bangunan di kuburan, mengkeramatkan tempat2 bersejarah, sulit meninggalkan tradisi nenek moyang bahkan memasukkan tradisi nenek moyang dalam peribadatan, melakukan peribadatan nenek moyang, dll

Ina Cookies Jakarta Timur mengatakan...

Penulis ini pasti orang yg suka membuat bangunan di kuburan, mengkeramatkan tempat2 bersejarah, sulit meninggalkan tradisi nenek moyang bahkan memasukkan tradisi nenek moyang dalam peribadatan, melakukan peribadatan nenek moyang, dll

Poskan Komentar

Mohon jangan berkomentar memakai kata SARA,Kotor ataupun SPAM.

Mohon Jangan Menggunakan ANONYM,apabila anda tidak mengikuti peraturan ini saya akan menghapus komentar anda tanpa membacanya terlebih dahulu.
Pilihlah Name/URL lalu isi dengan nama anda (URL bisa anda kosongkan atau isi dengan URL http://wahabivssunni.blogspot.com/ saja apabila anda tidak memiliki blog atau website.
Terima kasih sudah berkunjung dan menyempatkan berkomentar,wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Design by Faham Wahabi Visit Original Post Ahlus Sunnah Wal Jama'ah